MERANTI, MajuNews – Ikut Upayakan Pencapaian Vaksinasi Kabupaten Kepulauan Meranti, Sekolah Taman Kanak-kanak Negeri Pertiwi Selatpanjang gelar Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 disekolah, Sabtu,(05/3/22).
Turut Hadir Lurah Selatpanjang Kota Syapuan Hidayat, S.IP, M.Si, Dokter dari Puskesmas Selatpanjang Kota dr. Emelia Peredes, Kepala Sekolah TK Negeri Pertiwi Selatpanjang, dan Para Wali Murid.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah TK Negeri Pertiwi Selatpanjang Hafizah,Spd AUD menyampaikan terima kasih kepada wali murid yang telah hadir, ia juga sedikit merasa kecewa karna yang hadir tidak sesuai dengan undangan wali murid.
“Terima kasih ibuk dan bapak yang telah hadir, dan saya bingung karna yang hadir tidak sesuai yang kita harapkan, padahal diundangan sudah dijelaskan ini hanya sosialisasi bukan langsung suntik” Ucapnya.
Di kesempatan tersebut juga, Lurah Selatpanjang Kota Syapuan Hidayat menjelaskan bahwa upaya pencegahan covid-19 ini sangat penting, dan melalui sosialisasi juga kita lakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat.
“Kegiatan ini sangat baik ibuk dan bapak, dan, saya baru pertama hadir untuk sosialisasi tingkat TK, dan pencegahan covid-19 sangat penting, dan untuk penjelasan secara rinci akan dijelaskan oleh dokter kita langsung” Jelasnya.
Tidak sampai disitu, Syapuan juga menekankan bahwa vaksin itu aman, halal, dan sudah dijamin baik untuk tubuh anak – anak.
“Ibuk-ibuk jangan takut anaknya divaksin, Insya Allah aman, Dan Halal, ini bagus buk untuk menjaga anak kita dan daerah kita, agar kita sama-sama sehat buk” Ungkapnya lagi.
Senada yang sama, dr. Emilia Peredes juga mengatakan vaksinasi anak ini dilakukan untuk mencegah penularan yang sangat cepat, dan vaksin ini dilakukan setelah kondisi anak benar-benar sehat.
“Vaksin kita lakukan untuk mencegah, dan umur dilakukan hanya untuk anak 6 (Enam) tahun pas, tidak boleh kurang, dan untuk kondisi anak yang cukup sehat” Ucapnya.
Emilia juga menjelaskan bahwa vaksinasi juga tidak menjamin anak tidak terpapar covid-19, tapi dengan dilakukan vaksin gejala atau kondisi anak bisa lebih kuat untuk melawan virus tersebut.
“Vaksin ini sudah diuji buk, dan sudah sesuai dengan aturan dan hukum, memang yang sudah divaksin tidak menjamin gak kena virus, tapi jika anak kita sudah divaksin, itu akan membantu untuk melawan virus tersebut dan efeknya tidak fatal” Tegasnya lagi.
Kegiatan dilakukan dengan sesi tanya jawab wali murid kepada dokter yang hadir dan diakhiri dengan foto bersama.(Edi).
Editor : Redaksi
