MERANTI,MajuNews – Kabupaten Kepulauan Meranti telahmenetapkan status siaga darurat kebakaran hutan danlahan (karhutla), penetapan ini sebagai langkah antisipasi pemerintah setempat agar lebih cepat respon saat terjadikarhutla.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah(Kalaksa BPBD) Kabupaten Kepulauan Meranti, RizkiHidayat SStp MSi, menuturkan bahwa pihaknya telahmelakukan usulan penetapan siaga tersebut pada Februari2022 lalu dan kini telah resmi ditetapkan.
“Jadi jika terjadi kebakaran yang besar (meluas) kita tinggal melaporkan ke provinsi dan orang provinsi (BNPBRiau) sudah siap siaga juga untuk membantu kita nantinya,” tutur Rizki, Jumat (4/3/2022).
Namun sebelumnya, Rizki juga meminta kepada seluruh masyarakat di kabupaten bungsu di Riau untuk tetapsaling menjaga dan menghindari sedini mungkin terjadinya kebakaran.
Terlebih selama musim panas sepertisekarang ini sangat berpotensi terjadi kebakaran hutan, sehingga dioptimalkan sosialisasi kepada masyarakatyang melakukan aktivitas di dalam perkebunan maupun di kawasan hutan.
“Kita minta kepada seluruh masyarakat yang memiliki lahan untuk tidak melakukan pembakaran apalagimembuka lahan dengan cara membakar.
Karena memasuki bulan 2,3 dan 4 (Februari, Maret dan April)biasanya sudah memasuki masa kemarau, apalagi kita sudah ada 6 kecamatan yang sudah terbakar,”ungkapnya.
Rizki juga meminta kepada warga dengan kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar agar bisamerubah kebiasaan tersebut.
Dia berharap kepada warga, jika mengetahui adanya terjadi kebakaran hutan,agar segera melaporkan ke petugas pemadam.
Hal ini penting dilakukan agar dapat segera dilakukan upayapencegahan.
“Jadi kita harapkan bagi masyarakat yang membuka lahan jangan dengan cara membakar kalau bisa dengancara lain, sehingga nanti bisa meminimalisir terjadinya bencana asap di Kepulauan Meranti.
Bagaimana pun,kalau misalnya lahan terbakar dan diproses hukum tentu kita sendiri yang rugi. Jadi kita harapkan kepadaseluruh masyarakat untuk dapat menahan diri dan merubah kebiasaan dengan cara membakar agar tidakmembakar lagi,” harapnya. (Adv)
Editor : Redaksi
Langkah Antisipasi Pemerintah, Kepulauan Meranti Tetapkan Status Siaga DaruratKarhutla
